Metro Heboh: Pinjaman Daerah Diduga Dipakai Bayar THR DPRD

Metro Heboh: Pinjaman Daerah Diduga Dipakai Bayar THR DPRD
Kantor DPRD Kota Metro

BACAGEH, Metro--Dugaan skandal pinjaman Rp20 miliar Pemkot Metro makin merebak. Di tengah desakan publik, muncul dugaan, sebagian dana talangan itu ikut mengalir untuk THR  anggota DPRD Kota Metro.

Data internal yang beredar menunjukkan dana pinjaman tersebut ludes dipakai untuk menutup kewajiban belanja pegawai: gaji ASN, TPP, THR ASN, gaji PPPK, hingga THR untuk para wakil rakyat di DPRD. 

Rincian itu bukan rumor—semuanya tertulis jelas dalam poin Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Badan Anggaran DPRD Metro pada 26 Februari 2026.

Namun ketika dikonfirmasi melalui telepon Ketua DPRD Metro Ria Hartini justru menghindar dengan alasan klasik.

“Rusak suaranya… sinyal lemah… aku lagi di mobil,” katanya sembari menutup pembicaraan.

Lebih janggal lagi, Ria membantah bahwa DPRD pernah membahas pinjaman tersebut.

“Belum ada apa-apa, kita masih menunggu bahan,” ujarnya, bertolak belakang dengan dokumen resmi yang memuat hasil hearing.

Saat ditekan berapa kali DPRD menggelar pembahasan pinjaman Rp20 miliar, jawabannya tetap sama: “Belum ada pembahasan.”

Kontradiksi antara dokumen resmi dan bantahan pimpinan dewan ini kian menguatkan dugaan bahwa ada sesuatu yang sengaja ditutup-tutupi. (**)

Laporan: Tim Bacageh

Editor: Nizar

Berikan Komentar