BACAGEH, Serang--Tim teknis Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung dan Banten dalam waktu dekat akan mulai membahas penyusunan draf proposal kesiapan (bidding) sebagai tuan rumah bersama PON XXIII Tahun 2032, yang akan diajukan kepada pemerintah pusat dan KONI Pusat.
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, saat menghadiri pelantikan pengurus KONI Provinsi Banten, Selasa (3-2-2026).
Taufik menegaskan, kehadiran KONI Lampung dalam pelantikan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum strategis untuk mempercepat langkah teknis proses pencalonan tuan rumah PON 2032.
“Lampung siap masuk ke fase kerja teknis yang lebih serius. Dalam waktu dekat, tim teknis dari kedua provinsi akan menggelar pertemuan intensif untuk menyusun dokumen bidding PON 2032 secara terukur dan realistis,” ujar Taufik.
Dia menjelaskan, pembahasan tim teknis akan difokuskan pada penyelarasan pembagian cabang olahraga yang akan dipertandingkan, serta pemetaan venue di masing-masing provinsi.
“Termasuk mengidentifikasi venue yang perlu direhabilitasi maupun fasilitas olahraga baru yang harus dibangun agar memenuhi standar nasional penyelenggaraan PON,” tegasnya.
Komitmen serupa juga disampaikan Ketua Umum KONI Banten Agus Rasyid, yang menilai kolaborasi Lampung–Banten telah memasuki tahap konkret dan terukur.
“Kami tidak hanya berbicara niat, tetapi kesiapan. Infrastruktur dan kekompakan Lampung–Banten menjadi kekuatan utama untuk meyakinkan pemangku kepentingan nasional,” kata Agus.
Dukungan penuh turut disampaikan Gubernur Banten, Andra Soni, yang menilai penyelenggaraan PON 2032 oleh dua provinsi bertetangga akan memberikan dampak strategis, baik terhadap peningkatan prestasi olahraga daerah maupun pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, kolaborasi ini dinilai akan mempercepat pengembangan fasilitas olahraga berstandar nasional dan internasional di kedua wilayah. (**)
Laporan: Humas KONI Lampung
Editor: Nizar
Berikan Komentar