BACAGEH, Lampung -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Lampung mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di sejumlah perairan Lampung mulai Kamis, 8 Oktober hingga Minggu, 11 Oktober 2026.
Gelombang dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di Selat Sunda bagian selatan Lampung dan Perairan Barat Lampung.
Prakirawan BMKG Maritim Lampung, Ilham Agung Prayogo, mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi pola angin di wilayah perairan Lampung yang umumnya bergerak dari arah timur hingga selatan.
"Kecepatan angin berkisar antara 2 hingga 20 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Selatan Lampung, serta Teluk Lampung bagian selatan dan utara," kata Ilham, Rabu (7-10-2026).
Selain gelombang hingga 4 meter, gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter juga berpeluang terjadi di Perairan Teluk Lampung bagian selatan dan utara.
Dia mengingatkan, kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan sejumlah jenis kapal.
"Untuk perahu nelayan, risiko meningkat ketika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter. Sementara kapal tongkang berisiko saat angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter," jelasnya.
Adapun kapal feri perlu mewaspadai kondisi ketika kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
Dengan potensi gelombang hingga 4 meter di sejumlah wilayah, BMKG mengimbau pelaku pelayaran memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum melaut atau melakukan perjalanan melalui perairan Lampung.
"Peringatan tinggi gelombang ini berlaku mulai 8 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB hingga 11 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB," tandasnya.
Laporan/Editor: Ardiansyah
Berikan Komentar