BACAGEH, Bandarlampung--Pengurus ABTI (Asosiasi Bola Tangan Indonesia) Kota Bandarlampung terus menunjukkan komitmen mencetak pelatih olahraga yang berkualitas. Komitmen tersebut diwujudkan dengan penyelenggaraan kurus kepelatihan linsensi D. Kegiatan bertajuk Coaching & Referee Course License D itu berlangsung di Universitas Lampung, 15–16 Mei 2026.
Program tersebut menjadi langkah nyata ABTI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan mecetak pelatih dan wasit yang profesional, kompeten, serta memiliki lisensi resmi. Kursus kepelatian tersebut diikuti 94 peserta dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum. Rincianya: 53 peserta mengikuti kursus kepelatihan dan 41 peserta untuk perwasitan.
Selama pelatihan, peserta dibekali materi teori dan praktik langsung oleh instruktur berpengalaman, mulai dari dasar-dasar kepelatihan, teknik perwasitan, pemahaman aturan pertandingan, hingga praktik lapangan dan evaluasi kemampuan.
Atasa Manggaraaru mewakili Ketua ABTI Kota Bandarlampung Ajeng Nifsia Rahman mengatakan, kursus kepelatihan tesebut menjadi bagian dari upaya mencetak pelatih berkualitas yang mampu mendorong perkembangan olahraga bola tangan di Lampung. Menurutnya, keberadaan pelatih yang kompeten menjadi fondasi penting dalam pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga daerah.
Ketua Umum Pengprov ABTI Lampung Yopi Hutomo Bhakti mengapresiasi Langkah ABTI Kota Bandarlampung menggelar kursus kepelatihan tersebut."Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir generasi pelatih dan wasit yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga menjunjung tinggi profesionalisme dan sportivitas demi kemajuan olahraga bola tangan di Kota Bandarlampung maupun Provinsi Lampung," kata Yopi.
Hal senada disampaikan Bidang Sport Science dan Diktar KONI Lampung Warsono. Menurut dia, langkah ABTI Kota Bandarlampung menggelar kursus kepelatihan tersebut sejalan dengan program KONI Lampung dalam pengembangan dan peningkatan prestasi olahraga. "Ini bagian dari program pembinaan. Upaya peningkatan prestasi olahraga tidak melulu harus pada pembinaan atlet. Kualitas pelatih punya peran vital dalam mendorong efektifitas peningkatan prestasi atlet," terangnya.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Lampung Prof. Dr. Sunyono, M.Si, menyampaikan komitmen dalam mendukung upaya pembinaan atlet yang dilakukan KONI melalui kepengurusan cabang olahraga. "Kami telah merencanakan pembangunan tribun lapangan guna meningkatkan kenyamanan dalam pelaksanaan kegiatan olahraga maupun kegiatan kemahasiswaan lainnya. Ini adalah salah satu bentuk dukungan kami (Unila) dalam program pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga di Provinsi Lampung," tegasnya. (**)
Berikan Komentar