BACAGEH, Pesisir Barat--Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung memastikan pembangunan Pengaman Pantai Mandiri Sejati di Kabupaten Pesisir Barat telah dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan memenuhi standar mutu yang ditetapkan.
Penegasan tersebut disampaikan Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Mesuji Sekampung setelah melakukan monitoring terhadap pekerjaan konstruksi, khususnya pada material buis beton dan kubus beton yang digunakan dalam proyek tersebut, Kamis (6-8-2026).
Hasil pengawasan menunjukkan seluruh material yang dipakai telah memenuhi ketentuan teknis. Pasir yang digunakan dipastikan bukan berasal dari pasir laut dan telah melalui pengujian laboratorium dengan hasil sesuai persyaratan spesifikasi.
Selain itu, material yang tidak memenuhi standar kualitas langsung ditolak (reject) oleh konsultan supervisi bersama pengawas pekerjaan sehingga tidak digunakan dalam proses pembangunan.
BBWS juga menjelaskan bahwa buis beton pada proyek ini berfungsi sebagai armor atau pelindung bangunan pengaman pantai, bukan sebagai gorong-gorong yang menerima beban lalu lintas. Karena itu, fungsi tulangan pada buis beton lebih ditujukan untuk mencegah retak saat proses pengangkatan, pengangkutan, pemasangan, serta menjaga keutuhan struktur.
Untuk memastikan kualitasnya, buis beton telah melalui uji coba pengangkatan, pengangkutan, dan pemasangan. Hasil pengujian menunjukkan tidak ditemukan retakan maupun kerusakan pada material tersebut.
Selain pengujian tersebut, mutu beton pada buis beton dan kubus beton juga telah diuji sesuai ketentuan spesifikasi teknis yang berlaku.
Menanggapi informasi mengenai papan proyek, BBWS Mesuji Sekampung menegaskan bahwa plang proyek telah terpasang di lokasi pekerjaan, tepatnya di Pantai Mandiri Sejati, Pekon Balai Kencana, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat.
Pembangunan pengaman pantai ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mengurangi dampak abrasi yang terus mengancam kawasan pesisir. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu melindungi permukiman, fasilitas umum, serta menjaga keberlanjutan kawasan pesisir agar tetap aman dan produktif.
Keberadaan bangunan pengaman pantai juga diproyeksikan mampu meredam energi gelombang laut, memperlambat laju abrasi, serta memberikan perlindungan lebih baik bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang garis pantai. Selain itu, infrastruktur tersebut diharapkan mendukung keberlangsungan aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat pesisir.
Berikan Komentar