Bidik Tiga Medali di PON 2028, FOPI Lampung Siap Tindaklanjuti Arahan KONI

Bidik Tiga Medali di PON 2028, FOPI Lampung Siap Tindaklanjuti Arahan KONI
Ketum KONI Lampung Taufik Hidayat memberikan arahan kepada pengurus FOPI setempat

BACAGEH, Bandarlampung--Pengprov Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Lampung  memasang target tiga medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Target tersebut disiapkan melalui penguatan organisasi dan pembinaan atlet secara berkelanjutan di daerah.

Target tiga medali itu disampaikan Kepala Bidang Organisasi FOPI Lampung Rizky Yuliandra, saat audiensi dengan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung, Taufik Hidayat, Selasa (19-5-2026).

Rizky mengatakan, saat ini FOPI Lampung membina 132 atlet yang tersebar di Universitas Lampung, Institut Teknologi Sumatera, Universitas Teknokrat Indonesia, dan Universitas Aisyah Pringsewu.

Menurut dia, potensi prestasi petanque Lampung mulai terlihat setelah sukses meraih medali perunggu nomor double mix di ajang nasional. Selain itu, pembinaan atlet terus berjalan dengan dukungan pelatih berlisensi dan perangkat pertandingan yang terus bertambah.

“Target kami tiga medali di PON 2028, terutama dari nomor triple dan double mix. Karena itu, konsolidasi organisasi dan pembinaan atlet menjadi prioritas utama,” tegas Rizky.

Menindaklanjuti arahan KONI Lampung, FOPI juga segera mempercepat pembentukan kepengurusan di kabupaten/kota sebagai langkah memperluas pembinaan sekaligus membuka peluang tampil di Porprov Lampung, minimal sebagai cabang ekshibisi.

“Kami siap memperkuat kepengurusan daerah dan pembinaan atlet menuju PON 2028. Target terdekat, petanque bisa tampil di Porprov tahun ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketum KONI Lampung Taufik Hidayat meminta Pengprov FOPI segera melakukan konsolidasi internal agar kepengurusan daerah aktif dan terverifikasi.

Menurut Taufik, syarat cabang olahraga dapat dipertandingkan di Porprov minimal memiliki kepengurusan sah dan terverifikas di delapan kabupaten/kota. Saat ini, kepengurusan FOPI yang sudah terverifikasi baru di Kota Bandarlampung dan Kabupaten Lampung Selatan.

“Potensi atlet petanque Lampung cukup besar. Tinggal bagaimana organisasinya diperkuat dan pembinaan dilakukan lebih masif agar target di PON 2028 bisa tercapai,” kata Taufik. (**)

Berikan Komentar