Buka Kejuaraan Panjat Tebing, Waketum KONI Lampung Bakar Semangat Atlet Muda

Buka Kejuaraan Panjat Tebing, Waketum KONI Lampung Bakar Semangat Atlet Muda
Wakil Ketua Umum IV KONI Provinsi Lampung A. Chrisna Putra

BACAGEH, Bandarlampung--Wakil Ketua Umum IV Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung A. Chrisna Putra mengapresiasi langkah Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) setempat, dalam menjaring bibit atlet muda dengan menggelar kejuaraan kelompok unmur.   

Apresiasi itu disampaikan Chrisna Putra saat membuka kejuaraan bertajuk Lampung Youth and Kids Climbing Competition di venue panjat tebing PKOR Wayhalim, Bandar Lampung, Kamis (14-5-2026).

Di hadapan ratusan atlet usia dini dan remaja, Chrisna menegaskan panjat tebing merupakan cabang olahraga masa depan yang memiliki peluang besar melahirkan prestasi nasional hingga internasional bagi Lampung.

“Jangan hanya datang untuk ikut lomba. Atlet muda harus punya mimpi menjadi juara dan berani bersaing sampai level nasional bahkan dunia,” kata Chrisna.

Ajang yang digelar Pengprov FPTI Lampung yang akan berlangsung hingga 17 Mei itu diikuti 106 peserta dari sejumlah kabupaten/kota. Jumlah peserta tersebut melampaui target panitia sebanyak 100 atlet.

Menurut Chrisna, tingginya animo peserta menjadi bukti pembinaan panjat tebing di Lampung mulai berkembang dan mendapat perhatian generasi muda.

Karena itu, dia menekankan, prestasi di olahraga panjat tebing tidak lahir secara instan. Dibutuhkan latihan keras, disiplin, mental kuat, dan keberanian menghadapi tekanan pertandingan.

“Panjat tebing itu olahraga yang membentuk karakter petarung. Atlet harus disiplin, fokus, punya mental kuat, dan tidak mudah menyerah,” imbaunya.

Chrisna juga meminta para peserta menjadikan keberhasilan atlet nasional Veddriq Leonardo meraih medali emas Olimpiade Paris tahun tahun 2024 lalu, sebagai motivasi untuk berani memasang target tinggi. “Indonesia sudah punya atlet kelas dunia. Artinya atlet Lampung juga punya peluang yang sama, asal serius berlatih dan terus dibina,” seruya.

Dia meminta para atlet muda memanfaatkan kejuaraan kelompok usia tersebut, sebagai panggung mengasah mental bertanding sejak dini, bukan sekadar mengejar podium. “Juara itu bonus. Paling penting adalah mental juang, sportivitas, dan keberanian bersaing. Dari event seperti inilah atlet besar lahir,” tegasnya.

KONI Lampung, lanjut Chrisna, akan terus memberi dukungan kepada cabang olahraga yang konsisten melakukan pembinaan atlet usia muda dan memiliki target prestasi jelas.

Baca juga: Seratusan Climber Muda Bersaing di PKOR

Ketua Pengprov FPTI Lampung Rudi Antoni, mengapresiasi tingginya animo atlet muda dalam kejuaraan tersebut. Menurutnya, antusiasme peserta menjadi sinyal positif perkembangan panjat tebing di Lampung.

“Target awal kami 100 peserta, ternyata mencapai 106 atlet. Ini membuktikan panjat tebing semakin diminati sebagai olahraga prestasi,” kata Rudi.

Selain kompetisi, FPTI Lampung juga menggelar donor darah bersama PMI dan bazar UMKM sebagai bentuk kontribusi olahraga kepada masyarakat. (**)

Berikan Komentar