Buka Puasa Bersama Suporter, Bhayangkara FC Targetkan Stadion Sumpah Pemuda Penuh Saat Lawan Arema

Buka Puasa Bersama Suporter, Bhayangkara FC Targetkan Stadion Sumpah Pemuda Penuh Saat Lawan Arema
Bhayangkara FC dengan para suporter di Lampung.

BACAGEH, Lampung -- Pemain Dendi Sulistiawan menyambut positif kegiatan buka puasa bersama yang digelar manajemen Bhayangkara FC dengan para suporter di Lampung. Kegiatan tersebut dinilai menjadi momen untuk mempererat hubungan antara pemain dan pendukung tim selama bulan Ramadan.

Dendi mengatakan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para pemain untuk lebih dekat dengan para suporter yang selama ini memberikan dukungan bagi tim berjuluk The Guardians itu.

“Alhamdulillah kita bisa membuat acara yang mempererat hubungan dengan suporter. Apalagi di bulan suci ini kita bisa berbagi dan buka puasa bersama,” kata Dendi di Bandar Lampung, Sabtu (7/3/2026).

Menurut dia, seluruh pemain merasa senang dapat berbaur langsung dengan para pendukung Bhayangkara FC di Lampung. Ia berharap dukungan tersebut terus meningkat, terutama saat tim melakoni laga kandang di Stadion Sumpah Pemuda.

Dendi berharap para suporter dapat memadati stadion pada pertandingan berikutnya. Dukungan langsung dari tribun dinilai sangat penting untuk menambah motivasi pemain di lapangan.

“Semoga di pertandingan selanjutnya semua suporter bisa memenuhi Stadion Sumpah Pemuda,” ujarnya.

Ia juga menilai antusiasme masyarakat Lampung terhadap Bhayangkara FC sejauh ini cukup baik. Setiap pertandingan yang digelar di stadion selalu dihadiri banyak penonton.

Namun demikian, Dendi tetap berharap jumlah suporter yang datang ke stadion bisa lebih banyak lagi.

Dalam waktu dekat, Bhayangkara FC dijadwalkan menghadapi Arema FC dalam laga kandang. Dendi menegaskan timnya menargetkan kemenangan pada pertandingan tersebut.

“Target kita tentu meraih poin penuh. Ini juga pertandingan terakhir sebelum libur Hari Raya, jadi mudah-mudahan bisa jadi hadiah untuk para suporter,” katanya.

Dendi juga mengakui ada sedikit perbedaan pola latihan selama bulan Ramadan. Jika biasanya latihan dilakukan pada sore hari, kini tim menjalani latihan pada malam hari untuk menyesuaikan kondisi pemain yang sedang berpuasa.

Meski demikian, ia memastikan para pemain mampu beradaptasi dengan baik.

“Awal puasa memang perlu penyesuaian, tapi sejauh ini semua berjalan baik,” kata dia.

Selain menjaga kondisi fisik, pemain juga harus memperhatikan asupan makanan selama Ramadan agar tetap bugar saat latihan maupun pertandingan.

“Yang paling dijaga tentu asupan makanan. Dari sahur sampai berbuka kan cukup lama tidak ada makanan masuk, jadi itu yang kami perhatikan,” ujar Dendi.

Sementara itu, perwakilan manajemen Bhayangkara FC, Tengku M. Ikhsan, mengatakan kegiatan buka puasa bersama suporter digelar selama dua hari dan mendapat respons positif dari masyarakat.

Ia menilai tingginya antusiasme tersebut menjadi sinyal bahwa kehadiran Bhayangkara FC mulai diterima oleh masyarakat Lampung.

“Antusiasme sangat tinggi. Bagi kami ini menjadi harapan besar bahwa Bhayangkara semakin diterima di Lampung,” kata Ikhsan.

Menurutnya, dukungan dari masyarakat juga terlihat dari berbagai respons positif di media sosial terhadap keberadaan Bhayangkara FC di Lampung.

Manajemen pun optimistis basis suporter Bhayangkara FC di daerah tersebut akan terus berkembang seiring waktu.

Laporan/Editor: Ardi Munthe 

Berikan Komentar