BACAGEH, Kotabumi--Perbaikan jalan di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mendapat sokongan anggaran Rp82,8 miliar dari Pemerintah Provinsi Lampung dan Pusat. Dana tersebut mencakup rekonstruksi jalan provinsi serta pembangunan jalan kabupaten untuk memperkuat konektivitas dan menggerakkan ekonomi daerah.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Lampura Hamartoni Ahadis dan Wakil Bupati Romli turun langsung meninjau penanganan ruas jalan penghubung Negararatu–Ketapang dan Negararatu–Gunungbetuah, Senin (28-9-2026).
Untuk rekonstruksi jalan provinsi, ruas Ketapang–Negararatu, Pemprov Lampung mengalokasikan dana Rp6,8 miliar. Sedangkan untuk pembangunan jalan kabupaten di Lampura, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran Rp76 miliar melalui Program Inpres Jalan Daerah. Pekerjaan dijadwalkan mulai akhir Oktober.
Dukungan anggaran tersebut menjadi tambahan kekuatan bagi Lampura untuk mempercepat pembenahan infrastruktur jalan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
Gubernur Mirza mengatakan, dari sekitar 156 kilometer jalan provinsi di Lampura, 93 persen dalam kondisi mantap. Penanganan ruas yang belum mantap terus dilakukan secara bertahap.
Gubernur menyebut, jalan bukan sekadar akses transportasi. Infrastruktur yang memadai menjadi penopang distribusi hasil pertanian, perdagangan, pendidikan, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
"Kita ingin konektivitas antarkawasan semakin baik. Jalan bukan hanya soal akses, tetapi juga bagaimana aktivitas ekonomi masyarakat bisa bergerak lebih lancar," terangnya.
Dalam peninjauan itu, rombongan mengecek ruas Negararatu–Ketapang di Desa Baturaja. Selanjutnya, meninjau ruas Negararatu–Gunungbetuah di depan Mapolsek Sungkai Utara.
Bupati Lampura Hamartoni menyatakan, dukungan Pemprov Lampung dan Pemerintah Pusat sangat dibutuhkan untuk menjawab besarnya kebutuhan infrastruktur di kabupaten setempat.
Pemkab Lampura, terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi agar penanganan jalan berjalan sesuai skala prioritas dan kebutuhan masyarakat.
"Sinergi provinsi dan kabupaten ini sangat penting agar konektivitas masyarakat semakin baik dan akses ekonomi antarkawasan semakin terbuka," kata Hamartoni.
Usai meninjau jalan, gubernur bersama bupati berdialog dengan para kepala desa se-Kecamatan Sungkai Utara di aula kantor kecamatan setempat.
Dialog tersebut membahas kondisi dan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat koordinasi pembangunan antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa.
Percepatan penanganan jalan di Lampura diharapkan memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil produksi, serta membuka akses ekonomi antardesa dan kecamatan. (ysn)
Editor: Nizar
Berikan Komentar