BACAGEH, Bandarlampung--Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) Tiga Juta Rumah. Tahun ini, Lampung mendapat target 13.276 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah. Jumlah itu melonjak sekitar 450 persen dibandingkan 2025 yang mencapai 2.394 unit.
Percepatan program dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di ruang rapat utama kantor pemprov setempat, Senin (21-9-2026). Rakor dihadiri jajaran perbankan serta asosiasi pengembang perumahan, diantaranya: Apersi, REI, Himperra, Asprumnas, PI, Ikaderi, Aperindo dan Apernas.
Gubernur mengatakan, percepatan program perumahan membutuhkan kerja bersama pemerintah daerah, perbankan, BP Tapera dan pengembang. Menurut dia, hambatan birokrasi dan proses perizinan harus dipangkas agar pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tidak terhambat.
"Pemprov Lampung mendukung penuh PSN Tiga Juta Rumah. Pertemuan ini menjadi ruang menyatukan langkah konkret antara Pemda, BP Tapera, bank penyalur, dan pengembang," kata Mirza.
Pemprov Lampung kini mengejar penyelesaian verifikasi penerima BSPS. Dari target 13.276 unit, sebanyak 9.000 unit telah diverifikasi.Masih ada 3.434 unit yang harus diselesaikan verifikasinya. Gubernur meminta organisasi perangkat daerah terkait mempercepat proses tersebut. Verifikasi ditargetkan rampung dalam waktu dekat agar pelaksanaan program tidak terkendala.
Mirza juga meminta bupati dan wali kota se-Lampung mempercepat serta mempermudah proses perizinan perumahan. Perbankan diminta ikut membuka akses pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian PKP Rini Dyah Mawarty mengapresiasi langkah Pemprov Lampung. Ia menekankan pentingnya verifikasi faktual di lapangan. Verifikasi harus dipercepat karena penyelesaian target BSPS dijadwalkan hingga Desember 2026.
Deputi Komisioner BP Tapera Wilson Lie Simatupang mengatakan pemerintah berencana meluncurkan platform terintegrasi rumah.go.id pada pertengahan Desember 2026. Menurut dia, Lampung berpeluang menjadi salah satu daerah yang dijadikan proyek percontohan nasional. (**)
Berikan Komentar