BACAGEH, Waylima--PTPN I (Persero) Regional 7 memperkuat standar teknis pengelolaan kebun karet. Tujuanya: mendongkrak produktivitas dan kualitas produksi.
Penguatan itu terungkap dalam Focus Group Discussion (FGD) Dasar Teknis Kerja Komoditas Karet di Kebun Waylima, Kabupaten Pesawaran, Lampung, 21–24 September 2026.
FGD diikuti seluruh manajer, asisten kepala, dan asisten tanaman PTPN I Regional 7. Kegiatan dibuka Region Head PTPN I Regional 7 Iyan Heryanto di Aula Kebun Waylima.
Iyan menegaskan, penyamaan standar teknis penting untuk memperbaiki kinerja kebun. Materi mencakup budidaya, pemeliharaan hingga penyadapan.
“Pemahaman teknis harus sama. Dengan begitu, pekerjaan di lapangan lebih efektif dan efisien. Target produksi juga lebih terukur,” kata Iyan.
Menurutnya, karet masih menjadi salah satu komoditas unggulan PTPN I Regional 7. Karena itu, pengelolaannya harus berbasis standar teknis dan profesional.
FGD juga membahas berbagai kendala teknis di lapangan serta solusi peningkatan produktivitas. Manajemen berharap, kegiatan tersebut menghasilkan standar kerja yang seragam di seluruh unit kebun karet Regional 7. (**)
Berikan Komentar