BACAGEH, Lampung-- Kabar baik bagi pelanggan lama jaringan gas (jargas) PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Lampung. Layanan gas bumi yang sebelumnya terhenti kini bisa diaktifkan kembali melalui Program Reaktivasi PGN tanpa biaya pengaliran kembali maupun pemasangan meter.
Program tersebut mulai dirasakan manfaatnya masyarakat, salah satunya Aris, pelanggan jargas PGN di Kecamatan Enggal, Bandar Lampung. Ia mengaku lega setelah layanan gas di rumahnya kembali aktif usai sebelumnya terputus akibat tunggakan.
"Pertama kali pemasangan memang gratis. Kemudian saya pernah menunggak sekitar dua tahun setengah. Saya mencoba datang ke kantor untuk pemasangan kembali," kata Aris, Senin (24/8/2026).
Setelah mengikuti proses reaktivasi, PGN kembali memasang meter gas di rumahnya. Menurut Aris, proses tersebut berlangsung cepat dan hanya membutuhkan waktu beberapa hari.
"Alhamdulillah, realisasi. Sampai sekarang sudah dipasang dan mulai membaik. Pemasangannya juga cepat, hitungan hari saja. Tidak sampai seminggu sudah terpasang kembali," ujarnya.
Sebelum kembali menggunakan jargas, Aris dan keluarganya mengandalkan gas tabung untuk memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari. Kondisi itu membuatnya harus memastikan ketersediaan tabung sekaligus mengantisipasi risiko kebocoran.
Kini, setelah jargas kembali mengalir ke rumahnya, Aris mengaku jauh lebih nyaman.
"Adanya pemasangan ini membuat saya tidak khawatir lagi. Sebelumnya kami menggunakan tabung gas dan merasa was-was. Sekarang dengan gas alam ini, saya dan keluarga merasa lebih nyaman," ungkapnya.
Menurut dia, jargas memberikan kemudahan karena pelanggan tidak perlu repot memastikan stok tabung gas tersedia ketika hendak memasak.
"Keuntungan memakai jargas sangat banyak. Kalau pakai tabung gas, kita harus memastikan stok tersedia. Kalau sudah ada gas alam, tinggal digunakan karena pasokannya selalu tersedia," jelas Aris.
Ia juga menyebut penggunaan jargas membuat anggota keluarganya lebih tenang karena tidak perlu memasang dan mengganti tabung gas secara berkala.
"Kalau pakai tabung gas, orang rumah terkadang takut memasang karena khawatir terjadi kebocoran. Dengan gas alam ini, semuanya lebih nyaman dan lancar," tambahnya.
PGN Area Lampung memberikan kesempatan kepada pelanggan rumah tangga yang sebelumnya mengalami pencabutan layanan atau meter gas untuk kembali menikmati layanan jargas.
Melalui program tersebut, pelanggan mendapatkan fasilitas gratis biaya pengaliran kembali atau buka segel serta pemasangan meter kembali.
Program Reaktivasi PGN Area Lampung berlaku hingga 31 Desember 2026. Masyarakat yang ingin mengaktifkan kembali layanan jargas dapat menghubungi PGN Area Lampung untuk memperoleh informasi mengenai persyaratan dan proses reaktivasi.
Aris pun mengajak masyarakat yang layanan jargasnya pernah terputus agar memanfaatkan program tersebut.
"Untuk masyarakat yang gas alamnya putus, sebaiknya dipasang kembali karena ada program reaktivasi dari PGN Area Lampung. Program ini sangat membantu dan meringankan kebutuhan rumah tangga," tuturnya.
Area Head PGN Area Lampung, Ahmad Abrar mengatakan Program Reaktivasi merupakan upaya perusahaan memberikan kemudahan kepada pelanggan lama agar dapat kembali merasakan manfaat jaringan gas bumi.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya PGN meningkatkan pemanfaatan energi gas bumi yang dinilai lebih praktis untuk kebutuhan rumah tangga.
"Kami mengajak pelanggan yang sebelumnya terputus agar memanfaatkan program ini. PGN memberikan kemudahan melalui pembukaan kembali layanan dan pemasangan meter tanpa biaya," kata Ahmad.
PGN Area Lampung juga terus melakukan sosialisasi agar informasi mengenai program tersebut dapat diketahui lebih luas oleh masyarakat.
Bagi Aris, jargas bukan hanya memberikan kemudahan, tetapi juga relatif terjangkau untuk kebutuhan rumah tangga. Ia mengaku rata-rata membayar sekitar Rp65 ribu hingga Rp70 ribu per bulan, tergantung pemakaian.
Ia berharap semakin banyak masyarakat yang kembali memanfaatkan jargas PGN, terutama mereka yang sebelumnya menghentikan penggunaan layanan.
"PGN sangat nyaman untuk kebutuhan rumah tangga. Program gratis ini masih berlaku sampai Desember 2026. Masyarakat bisa langsung menghubungi kantor PGN," kata Aris.
Laporan/Editor: Ardiansyah
Berikan Komentar