BACAGEH, Kotabumi--Polres dan Dinasa Pendidikan Kabupaten Lampung Utara (Lampura) memperkuat langkah pencegahan aksi bullying atau perundungan di sekolah. Langkah itu diawali dengan menggelar rapat koordinasi di Mapolres Lampura, Jumat (17-7-2016).
Rapat dipimpin Wakapolres Lampura Kompol Yohanis mewakili Kapolres AKBP Deddy Kurniawan. Selain jajaran polres, rakor itu juga dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan, Ketua MKKS SMA/SMK, Ketua MKKS SMP, serta K3S SD.
Kompol Yohanis menegaskan, perundungan harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, kepolisian dan dunia pendidikan sepakat memperkuat sinergi untuk menciptakan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas bullying.
"Kami mengajak seluruh sekolah memperkuat edukasi, pembinaan karakter, serta pengawasan terhadap peserta didik agar kasus bullying dapat dicegah sejak dini," kata wakapolres.
Rapat menghasilkan sejumlah langkah strategis, mulai dari memperkuat komunikasi antara sekolah, orang tua, dan kepolisian., mengoptimalkan peran guru dalam mendeteksi potensi perundungan, hingga memberikan edukasi mengenai dampak hukum dan psikologis bullying.
Polres Lampura juga siap mengintensifkan penyuluhan melalui Satuan Binmas dan Bhabinkamtibmas di sekolah-sekolah. Langkah itu diharapkan mampu menekan kasus perundungan dan mewujudkan lingkungan belajar yang aman serta kondusif bagi tumbuh kembang pelajar. (**)
Laporan: Yansen
Editor: Nizar
Berikan Komentar