BACAGEH, Kotabumi--Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) saat ini telah berupaya maksimal memperolah dan meningkatkan akreditasi ketiga program studi. Ketiga prodi itu: agribisnis, nutrisi teknoligi pakan ternak dan prodi agroteknologi.
Ketiga prodi tersebut, saat ini masih berstatus akreditasi 'Baik.' Dekan FPP UMKO Nyang Vania Ayuningtyas Harini mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan proses pengusulan kembali akreditasi untuk ketiga prodi. Tentunya katagori 'Baik' yang saat ini disandang ketiga prodi tersebut akan ditingkatkan menjadi katagori 'Unggul.'
"Kita berupaya maksimal bisa meningkat menjadi unggul, minimal bisa mempertahankan yang sudah ada," kata Nyang Vania usai melakukan rapat pemantapan dan pendampingan proses akreditasi di Aula Siger Gedung Rektorat UMKO, Selasa (7-07-2026)
Meski masa akreditasi yang sudah disandang saat ini berakhir pada Desember 2026 mendatang, kata dia, tetapi proses untuk kembali mengusulkan tetap jauh-jauh hari dipersiapkan, agar semua syarat administratifnya sudah ready seratus persen sebelum masa pengusulan dibuka.
"Kita sudah besiap jauh-jauh hari mempersiapkan segala sesuatunya untuk bisa memenuhi syarat administratif yang disyaratkan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri," terangnya didampangi Ketua Prodi Agribisnis Yuni Emilta Sari, SP., M.Si, Ketua Prodi NTPT, Reza Fahlevi, S.pt., M.pt dan Ketua Prodi Agroteknologi, Yeyen Ilmiasari, S.P., M.P.
Untuk itu lanjutnya, proses rapat dan pendampingan pengisian laporan kinerja program studi (LKPS) intens dilakukan. "Kita intens melakukan rapat, koordinasi dan pendampingan pengisian LKPS dengan meminta bantuan pada pihak yang berkompeten seperti lembaga penjamin mutu universitas. Kita minta langsung pendampingan oleh Kepalanya langsung, bapak Doktor Karsoni Berta Dinata. Semoga saja target mencapai unggul terijabah amin," harapnya.
Kepala LPM UMKO Dr. Karsoni Berta Dinata, M.Pd, usia melakukan pendampingan LKPS di FPP menyatakan mutu pendidikan tinggi salah satu indikatornya tercermin dari tingkat akreditasi prodi yang ada. Karena itu LPM berkewajiban mendorong dan mendampingi semua prodi yang ada untuk bisa mempertahankan bahkan meningkatkan katagori akreditasinya.
"Ya kualitas mutu pendidikan tinggi linier dengan kepercayaan publik atas keberadaan pendidikan tinggi. Jumlah mahasiswa, lulusan, lama studi dan ketersediaan dosen menjadi indikator penilaian akreditasi. Kita optimis semua prodi yang ada bisa mempertahankan bahkan bisa meningkatkan katagori akreditasinya masing-masing," tandasnya. (**)
Laporan: Yansen
Editor: Nizar
Berikan Komentar