KONI Lampung Tagih Pengganti GOR Saburai

KONI Lampung Tagih Pengganti GOR Saburai
Wakil Ketua II KONI Lampung Riagus Ria

BACAGEH, Bandarlampung--Kehilangan Gelanggang Olah Raga (GOR) Saburai mulai terasa dampaknya bagi dunia olahraga Lampung. Di tengah persiapan menuju tuan PON XXIII tahun 2032 Bersama Provinsi Banten, KONI Lampung mendesak pemerintah daerah segera menghadirkan fasilitas pengganti, agar para atlet tidak kehilangan tempat latihan sekaligus venue pertandingan.

Desakan itu muncul setelah GOR Saburai dibongkar dan lahannya dialihkan untuk pembangunan Masjid Agung Al-Bakrie. Hingga kini, belum ada kepastian pembangunan fasilitas pengganti, sementara kebutuhan sarana olahraga semakin mendesak.

Wakil Ketua II KONI Lampung Riagus Ria mengatakan, keberadaan GOR baru menjadi kebutuhan mendesak, terlebih Lampung sedang mempersiapkan diri dalam skema pembagian venue tuan rumah PON XXIII bersama Provinsi Banten.

“Kami mendorong pemerintah daerah segera mencari solusi pembangunan pengganti GOR Saburai, bisa melalui pihak ketiga atau skema kerja sama lain. Atlet membutuhkan tempat latihan yang layak,” kata Riagus, Rabu (22-4-2026).

Di sisi lain, KONI Lampung juga mulai memetakan skala prioritas pembangunan venue PON. Dari total 56 cabang olahraga wajib, Lampung dan Banten telah membagi penyelenggaraan pertandingan. “Cabor yang bertanding di Lampung kita dahulukan pembangunannya. Ini agar kesiapan venue tidak tertinggal,” terangnya.

KONI Lampung menegaskan, keberadaan infrastruktur olahraga yang memadai bukan hanya untuk kepentingan PON semata, tetapi juga untuk memastikan pembinaan atlet daerah tetap berjalan berkelanjutan. Tanpa fasilitas latihan yang layak, target prestasi akan sulit dicapai. (**)

Laporan/Editor: Redaksi

Berikan Komentar