BACAGEH, Metro--Kota Metro memasang target jelas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung 2026: mempertahankan posisi runner-up seperti yang diraih pada edisi 2022.
Ambisi tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kota Metro Subehi. Menurutnya, Metro siap kembali bersaing di papan atas dengan kekuatan atlet yang dimiliki.
“Target kita tetap sama, mempertahankan posisi runner-up seperti Porprov 2022 lalu,” kata Subehi, Selasa (14-4-2026).
Pada Porprov 2022, kontingen Metro tampil solid dengan mengoleksi 384 medali: 100 emas, 114 perak, dan 170 perunggu, yang mengantarkan Bumi Sai Wawai—slogan Kota Metro, finis di posisi kedua, di bawah Kota Bandarlampung.
Namun, Subehi menyadari mempertahankan posisi tersebut bukan pekerjaan mudah. Karena itu, dia menegaskan diperlukan kerja kolektif seluruh elemen olahraga, mulai dari pemerintah daerah, KONI, hingga atlet dan official cabang olahraga.
“Prestasi olahraga lahir dari kerja tim. Pemerintah, KONI, atlet, dan official harus punya komitmen yang sama untuk menjaga prestasi Metro tetap di papan atas,” ujarnya.
Pada Porprov Lampung 2026, sebanyak 30 cabang olahraga direncanakan akan dipertandingkan. Meski begitu, Kota Metro belum tentu mengikuti seluruh cabang tersebut.
Saat ini, Pemkot Metro masih menunggu hasil pemetaan dari KONI Kota Metro terkait cabang olahraga yang dinilai siap bersaing dan berpotensi menyumbang medali.
“Belum tentu semua cabor kita ikutkan. Kita harus melihat kesiapan atlet dan peluang medali yang realistis,” jelas Subehi.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemkot Metro memastikan tetap memberikan dukungan bagi atlet melalui hibah kepada KONI.
“Memang ada penyesuaian anggaran dibanding Porprov 2022, tapi kami tetap berusaha memaksimalkan dukungan agar atlet bisa tampil optimal,” katanya.
Soal bonus bagi atlet peraih medali, Pemkot Metro berharap nominal reward tetap bisa dipertahankan seperti pada Porprov sebelumnya. Pemberian bonus tersebut direncanakan direalisasikan pada 2027, setelah seluruh capaian medali dihitung.
“Bonus atlet penting untuk menjaga motivasi mereka. Harapannya nilainya bisa sama seperti Porprov 2022,” pungkas Subehi.(**)
Laporan: Rio Bima
Editor: Nizar
Berikan Komentar