BACAGEH, Kotabumi--Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO), Kabupaten Lampung Utara kembali unjuk gigi di level nasional. Lima belas dosen kampus tersebut lolos pendanaan riset dan pengabdian masyarakat dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk program 2025 yang berjalan pada 2026.
Dari 41 proposal yang diajukan, UMKO mencatat tingkat kelolosan 36,6 persen—angka yang menegaskan daya saing akademik kian menguat.
Pendanaan diraih dari berbagai skema strategis, mulai dari Penelitian Dosen Pemula, kerja sama antar perguruan tinggi, penelitian fundamental-reguler, hingga pengabdian berbasis kemitraan. Variasi ini mencerminkan luasnya kontribusi keilmuan dosen dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Rektor UMKO, Dr. Irawan Suprapto, menegaskan capaian ini bukan sekadar angka. “Ini bukti dosen UMKO mampu bersaing dengan kualitas riset yang unggul dan relevan,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya keberlanjutan riset dan pengabdian agar menghasilkan luaran berkualitas sekaligus memperkuat posisi UMKO di kancah nasional.
UMKO pun memastikan pendampingan dan pelatihan penyusunan proposal akan terus diperkuat, demi mendongkrak jumlah peraih hibah di tahun-tahun mendatang. (**)
Laporan: Yansen
Editor: Nizar
Berikan Komentar