BACAGEH, Bandarlampung--Festival Taekwondo Lampung XIII resmi digelar di GOR Sumpah Pemuda, PKOR Wayhalim, Bandarlampung, Selasa (27-1-2026). Ajang tahunan itu diikuti lebih dari 300 atlet dari berbagai klub taekwondo se-Provinsi Lampung.
Festival dibuka langsung Ketua Umum KONI Lampung Taufik Hidayat. Dalam sambutanya, Taufik menegaskan, kejuaraan tersebut merupakan bagian dari sistem pembinaan atlet berjenjang, bukan sekadar agenda rutin.
“Kompetisi seperti ini penting untuk menambah jam terbang atlet. Taekwondo kami targetkan menjadi salah satu penyumbang utama medali emas Lampung,” ujar Taufik.
Menurutnya, pembinaan usia dini yang ditopang kompetisi berkelanjutan menjadi kunci lahirnya atlet berprestasi di tingkat nasional.
Dalam kesempatan tersebut, KONI Lampung juga memberikan apresiasi kepada dua atlet Lampung yang lolos seleksi nasional (Seleknas): Cai Yara Igna Parameswari dan Muhammad Nizam Al-Tarizi. Keduanya diharapkan menjadi contoh dan motivasi para atlet laianya, khususnya peserta festival tersebut.
Dukungan serupa disampaikan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Dispora Lampung Dicky Novalino. Dia menyebut, event bela diri menjadi sarana strategis untuk menjaring dan mengevaluasi atlet dari berbagai kelompok usia.
“Melalui kejuaraan seperti ini, kita bisa memantau perkembangan atlet junior hingga senior sebagai bagian dari persiapan event nasional,” kata Dicky.
Ketua Panitia Pelaksana Festival Taekwondo, Dehhry Karisma mengatakan, event tersebut mempertandingkan sejumlah nomor: kyorugi (full PSS), poomsae, freestyle poomsae, kyukpa (pemecahan), hosinsul, serta nomor demonstrasi. Peserta terbagi dalam kelompok usia Pracadet, Cadet, Junior, dan Senior, dengan kelas Pemula dan Prestasi. (**)
Laporan: Humas KONI Lampung
Editor: Nizar
Berikan Komentar