KONI Lampung Tantang FORKI Cetak Prestasi Nasional

KONI Lampung Tantang FORKI Cetak Prestasi Nasional
Ketum KONI Lampung Taufik Hidayat

BACAGEH, Bandarlampung--Pembenahan kinerja organisasi harus berbanding lurus dengan hasil di arena pertandingan. Hal tersebut ditegaskan Ketum KONI Lampung Taufik Hidayat saat membuka Kejurprov Karate Piala Gubenur V di GSG Sumpah Pemuda, PKOR Wayhalim, Bandarlampung, Sabtu (24-1-2026).

Kejurprov yang dihelat Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Lampung itu diikuti lebih dari 1.300 atlet dari 15 kabupaten/kota.

Sebelumnya, Taufik mengapresiasi langkah FORKI menggelar Rapat Kerja Daerah, Penataran Wasit/Juri, dan Kejurprov.

Dia menilai, tiga agenda tersebut adalah bentuk  upaya serius FORKI Lampung membangun kekuatan prestasi sejak hulu.

"Rakerda dituntut melahirkan program kerja yang konkret dan terukur, sementara peningkatan kualitas wasit dan juri menjadi syarat mutlak agar pembinaan atlet berjalan sesuai standar nasional dan internasional," kata Taufik.

Karena itu, lanjut dia, FORKI Lampung harus membuktikan  pembenahan kinerja organisasi melalui rakerda, bisa berbanding lurus dengan prestasi di arena pertandingan.

“FORKI harus tampil sebagai cabang olahraga unggulan Lampung. Targetnya jelas: atlet siap tempur di PON 2028 dan berdaya saing tinggi menuju PON 2032. Pembinaan tidak boleh seremonial, harus berkelanjutan dan berorientasi hasil,” tegasnya.

Dia menambahkan, rekam jejak atlet karate Lampung yang telah menembus SEA Games dan menyumbang medali pada PON sebelumnya, harus menjadi tolok ukur sekaligus tantangan ke depan. 

KONI Lampung menuntut sinergi dan konsistensi FORKI, agar tidak hanya kuat secara struktur, tetapi mampu mengunci prestasi dan memperbanyak kontribusi medali di level nasional dan internasional. (**)

Laporan: Humas KONI Lampung

Editor: Nizar

Berikan Komentar