KONI Lampung Minta PASI Fokus Nomor Medali

KONI Lampung Minta PASI Fokus Nomor Medali
Wakil Ketua Umum KONI Lampung Riagus Ria

BACAGEH, Bandarlampung--Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung meminta Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) setempat, segera menetapkan nomor-nomor atletik yang berpotensi meloloskan atlet dan meraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum KONI Lampung Riagus Ria saat pertemuan dengan jajaran Pengprov PASI  Senin (12-1-2026).

Riagus mengatakan, progra pembinaan atlet tidak bolah lagi terjebak pada pola “menjelang lomba baru bergerak” yang selama ini kerap menggerus peluang prestasi. Karena itu, dia meminta pengurus cabor, khusunya PASI segera membedah peta kekuatan atlet untuk menghadapi babak kualifikasi PON dan rangkaian kejuaraan nasional.

“Kami tidak ingin atletik Lampung berjalan tanpa arah. Sudah saatnya PASI menentukan nomor mana yang realistis dan potensial menjadi andalan medali di PON 2028,” tegas Riagus. 

Menurutnya, KONI Lampung secara eksplisit meminta PASI segera memetakan fokus pembinaan:  di nomor lari, lompat, lempar, maupun nomor lainnya. 

Penajaman tersebut dinilai penting, agar sumber daya, waktu, dan anggaran tidak terbuang pada nomor yang minim peluang.

“Kami sudah memberi masukan, nomor mana yang bisa dimaksimalkan. Harus ada gambaran jelas sejak sekarang tentang pundi-pundi medali, bukan sekadar berharap,” tukasnya. 

Sekretaris Umum Pengprov PASI Lampung Eko Nugroho, mengakui konsolidasi dengan KONI Lampung memang menitikberatkan pada arah persiapan menuju PON 2028. Namun, dia enggan berbicara soal target konkret sebelum tahapan kualifikasi dimulai.

“Saya selalu menyampaikan, kami belum bicara target karena kualifikasi belum berjalan. Setelah itu baru bisa terlihat siapa yang lolos dan punya peluang,” kata Eko.

Meski demikian, Eko menyebut PASI Lampung telah menjalankan pembinaan atlet secara bertahap. Dia juga secara terbuka mengakui kondisi objektif sumber daya atletik Lampung, yang saat ini masih berada pada level tertentu dan membutuhkan kesadaran serta dukungan semua pihak untuk ditingkatkan. (**)

Laporan: Humas KONI Lampung

Editor: Nizar

Berikan Komentar