Polisi Tambal Jalan Berlubang di Natar, Cegah Kecelakaan di Jalur Padat Lampung Selatan

Polisi Tambal Jalan Berlubang di Natar, Cegah Kecelakaan di Jalur Padat Lampung Selatan
Petugas Satlantas Polres Lampung Selatan melakukan penambalan jalan berlubang yang rawan terjadi kecelakaan di Tugu Raden Inten. Foto : (Istimewa).

BACAGEH, Lampung -- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lampung Selatan turun langsung melakukan penambalan jalan berlubang di kawasan Bundaran Raden Inten, tepatnya di Desa Haji Mena, Kecamatan Natar, Kamis (30/10/2025).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah cepat dan tanggap untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan yang rusak. Pasalnya, titik tersebut kerap menjadi jalur padat kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, Iptu I Made Agus Dwi Dayana mengatakan, kegiatan perbaikan jalan itu merupakan bagian dari upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Dia bilang, kondisi jalan yang berlubang dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari atau saat cuaca hujan yang membuat lubang tidak terlihat oleh pengendara.

“Dalam rangka meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berlalu lintas, kami melakukan pengecoran jalan di daerah rawan kecelakaan,” ujar Iptu Made dikonfirmasi.

Dia menjelaskan, meski bukan tanggung jawab utama kepolisian dalam hal infrastruktur, namun langkah itu diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat pengguna jalan.

“Pengecoran jalan ini merupakan upaya sementara untuk memperbaiki kondisi jalan yang rusak sambil menunggu perbaikan permanen dari instansi terkait,” ungkapnya.

Dia berharap, kegiatan tersebut bisa menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Lampung Selatan, khususnya di jalur lintas yang ramai dilalui pengendara setiap harinya.

Selain melakukan penambalan, petugas Satlantas juga memasang tanda peringatan dan memberikan himbauan langsung kepada pengguna jalan agar tetap waspada dan berhati-hati saat melintas di area tersebut.

“Kami terus mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dalam berkendara. Keselamatan adalah yang paling utama,” tegasnya.

Iptu Made juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini akan terus dilakukan di titik-titik lain yang dinilai rawan kecelakaan, sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat.

Laporan/Editor: Ardiansyah 





Berikan Komentar