BACAGEH, Blambanganumpu--Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Waykanan kian serius. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung, mencatat kabupaten tersebut menjadi penyumbang titik panas atau hotspot terbanyak di Provinsi Lampung, dengan tujuh dari total 17 hotspot yang terdeteksi.
Temuan itu menempatkan Waykanan sebagai wilayah paling rawan karhutla, saat musim kemarau. Tujuh hotspot tersebar di Kecamatan Negarabatin, Negeribesar, Pakuanratu, dan Kecamatan Blambanganumpu.
Prakirawan BMKG Lampung Helena mengatakan, berdasarkan analisis peta sebaran hotspot pada Sabtu (11-7-2026), Waykanan menjadi daerah dengan konsentrasi titik panas tertinggi dibanding kabupaten lain di Lampung.
"Kami mendeteksi 17 hotspot di lima kabupaten. Waykanan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak," ujarnya.
BMKG mengingatkan pemerintah daerah, aparat dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan data historis, Waykanan merupakan salah satu daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau. (**)
Laporan: msr
Editor: Nizar
Berikan Komentar