BACAGEH, Metro--Pemerintah Kota Metro, Lampung, terus mempercepat penguatan 22 Koperasi Merah Putih sebagai motor ekonomi kerakyatan. Bertepatan dengan Hari Koperasi ke-79, pemkot menegaskan koperasi menjadi ujung tombak pemberdayaan UMKM, ketahanan pangan, dan pemerataan ekonomi.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Metro, Kusbani, membacakan sambutan Menteri Koperasi RI saat upacara Hari Koperasi ke-79 di halaman Dinas Koperasi, UKM dan Ketenagakerjaan, Jumat (10-7-2026).
Dia menegaskan, koperasi merupakan instrumen penting dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Koperasi dinilai mampu memperkuat swasembada pangan, mengurangi kemiskinan, serta membangun ekonomi rakyat yang mandiri dan berkeadilan.
Menurutnya, hingga pertengahan 2026 jumlah koperasi aktif di Indonesia mencapai 224.256 unit dengan lebih dari 34 juta anggota. Pertumbuhan itu menunjukkan koperasi tetap menjadi pilar ekonomi nasional.
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Ketenagakerjaan Kota MetroAc Yuliwati mengatakan, 22 Koperasi Merah Putih di tingkat kelurahan telah terbentuk secara kelembagaan dan memiliki dasar hukum. Saat ini pemerintah fokus memperkuat manajemen dan kompetensi pengurus sambil menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat.
"Harapannya koperasi memiliki tata kelola yang profesional sehingga mampu bersaing dengan ritel modern sekaligus mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG)," kata Yuliwati.
Pada kesempatan itu, Pemkot Metro juga memberikan penghargaan kepada tujuh koperasi berprestasi yang dinilai sehat, aktif, dan memiliki tata kelola serta pembukuan terbaik. (**)
Laporan: Rio Bima
Editor: Nizar
Berikan Komentar