BACAGEH, Bandarlampung--Pengurus Provinsi Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (PKSI) Lampung mulai memanaskan mesin organisasi menyusun agenda besar pembinaan dan prestasi. Melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di GOR Siger Bandarlampung, Sabtu (30-5-2026), PKSI Lampung mulai menyusun program kerja sekaligus mematangkan agenda Kejuaraan Daerah (Kejurda) tahun 2026, sebagai langkah awal menatap PON 2028.
Rakerda menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah pembinaan, menyusun kalender kegiatan, serta mengevaluasi program yang telah berjalan. Fokus utama yang dibahas adalah penguatan pembinaan atlet usia dini dan pelaksanaan Kejurda yang akan digelar di Kabupaten Lampung Utara pada 7-8 Juni 2026.
Ketua Bidang Organisasi KONI Lampung Sri Sulastuti mengatakan, rakerda merupakan bagian penting dari tata kelola organisasi sekaligus fondasi dalam membangun prestasi olahraga yang berkelanjutan.
Menurutnya, pengurus cabang olahraga memiliki peran vital dalam menyiapkan atlet melalui sistem pembinaan yang terukur, mulai dari proses seleksi, program latihan, kepelatihan hingga kompetisi berjenjang.
"Pengurus cabang olahraga memiliki peran manajemen dalam pembinaan atlet, mulai dari seleksi atlet, latihan terstruktur, program promosi dan degradasi, program kepelatihan hingga penyusunan kurikulum latihan," kata Sri Sulastuti mewakili Ketua Umum KONI Lampung Taufik Hidayat .
Sri menambahkan, korfball kini memiliki peluang besar setelah resmi masuk dalam cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON XXII Tahun 2028. Karena itu, Lampung harus bergerak lebih cepat menyiapkan atlet-atlet terbaik untuk bersaing di level nasional.
"KONI Provinsi Lampung mendukung penuh cabang olahraga korfball untuk berprestasi. Dari delapan nomor medali yang dipertandingkan di PON 2028, minimal Lampung mampu meraih satu medali emas," tegasnya.
Ketua Umum Pengprov PKSI Lampung Rahmat Sumarsono mengatakan, hasil rakerda akan menjadi pedoman organisasi dalam menjalankan program pembinaan sepanjang tahun. Agenda terdekat yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan Kejurda Korfball di Lampung Utara yang akan diikuti pelajar tingkat SMP dan SMA.
Menurut Rahmat, Kejurda tersebut bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari proses penjaringan atlet berbakat menuju kejuaraan nasional dan persiapan jangka panjang menghadapi PON 2028.
"Kami sudah menyiapkan tim bayangan sejak dua tahun terakhir. Pembinaan terus berjalan dan Kejurda menjadi salah satu instrumen penting untuk melihat perkembangan atlet sekaligus memperluas basis pembinaan korfball di Lampung," ungkapnya. (**)
Berikan Komentar