BACAGEH, Bandarlampung--Sirkuit Pencak Silat Lampung 2026 yang mempertandingkan 55 partai, resmi dimulai. Kompetisi zona 1 itu dibuka Wakil Ketua Umum I KONI Lampung Margono Tarmudji, di Padepokan IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Lampung, Pahoman, Bandarlamung, Jumat (29-5-2026).
Ajang yang akan berlangsung selama empat hari itu melibatkan 54 pesilat dari lima kabupaten yang tergabung dalam zona 1: lima kabupaten: Lampung Tengah, Lampung Utara, Lampung Barat, Tanggamus, dan Kabupaten Pesisir Barat. Nantinya, para juara Zona 1 akan berhadapan dengan juara Zona 2 dan Zona 3 pada putaran puncak yang dijadwalkan berlangsung September mendatang.
Margono menegaskan, kompetisi tersebut menjadi wadah penting dalam sistem pembinaan atlet sekaligus sarana menjaring pesilat terbaik Lampung menuju level yang lebih tinggi. “Ini langkah positif untuk pembinaan. Atlet mendapat ruang berkompetisi, pelatih bisa mengukur hasil latihan, dan daerah memiliki kesempatan melahirkan pesilat-pesilat terbaik. KONI Lampung berharap model kompetisi seperti ini juga digelar cabang olahraga lainnya,” kata Margono.
Menurutnya, sirkuit berjenjang menjadi bagian penting dalam mematangkan kesiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung tahun ini, sekaligus memperkuat regenerasi atlet pencak silat.
Baca juga: Berburu Talenta Terbaik
Sekretaris Umum IPSI Lampung Riagus Ria memastikan seluruh pertandingan dipimpin wasit dan juri terbaik demi menjaga kualitas dan objektivitas kompetisi. “Zona 1 mempertandingkan 55 partai dengan melibatkan 40 atlet putra dan 14 atlet putri. Kami menurunkan wasit dan juri terbaik, agar kompetisi berjalan fair dan mampu menghasilkan pesilat berkualitas yang siap bersaing di level nasional hingga internasional,” tegas Riagus.
Sirkuit Pencak Silat itu menjadi salah satu agenda strategis IPSI Lampung dalam memperkuat jalur pembinaan prestasi, sekaligus memburu bibit-bibit unggul yang diproyeksikan menjadi andalan Lampung pada berbagai kejuaraan nasional mendatang. (**).
Berikan Komentar