KONI Lampung Minta PASI Solid dan Agresif Cetak Atlet Berprestasi

KONI Lampung Minta PASI Solid dan Agresif Cetak Atlet Berprestasi
Rapat konsolidasi pengurus PASI Lampung

BACAGEH, Bandarlampung--Kepengurusan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), diarahkan segera memperkuat soliditas dan agresifitas struktur organisasi untuk lebih mengoptimalkan program pembinaan atlet demi mencapai target prestasi di PON 2028 dan 2032.

Arahan tegas tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung Margono Tarmudji, saat menghadiri rapat konsolidasi Kepengurusan PASI Lampung di bawah komando Gunawan Raka. Konsolidasi bersama pengurus PASI kabupaten/kota itu berlangsun di Sekretariat PASI Lampung, Wayhalim, Kota Bandarlampung, Jumat (8-5-2026).

“Potensi atletik sangat besar untuk mendulang medali. Karena itu,  PASI Lampung harus mampu memetakan kekuatan atlet dan bekerja lebih keras membangun prestasi. Terutama saat PON 2028 dan 2032,” tegas Margono.

Dia menyebut, atletik bisa menjadi salah satu lumbung medali utama Lampung karena satu atlet berpeluang menyumbang medali dari beberapa nomor berbeda.

Karena itu, KONI meminta PASI tidak hanya fokus menyusun kepengurusan, tetapi juga langsung memperkuat sistem pembinaan dan pemetaan potensi atlet di daerah.

Ketua Umum PASI Lampung Gunawan Raka menegaskan, pihaknya mulai bergerak membangun fondasi organisasi yang kuat dengan melibatkan seluruh elemen atletik di Lampung.

“Kami ingin membangun organisasi yang benar-benar bekerja. Semua masukan kami tampung untuk memperkuat pembinaan dan prestasi atletik Lampung,” kata Gunawan.

Selain pembinaan prestasi, PASI Lampung juga mulai merangkul komunitas lari dan even fun run sebagai bagian dari pembinaan atlet nomor lari jarak menengah dan jauh.

PASI Lampung saat ini juga tengah melakukan inventarisasi atlet, pelatih, wasit, juri hingga sarana-prasarana sebagai langkah awal menghadapi agenda besar atletik Lampung ke depan.

Gunawan juga menegaskan evaluasi kepengurusan akan dilakukan ketat. Pengurus yang tidak aktif, akan diganti demi menjaga soliditas organisasi.

“Yang kami butuhkan adalah tim yang siap kerja untuk prestasi atletik Lampung,” tegasnya. (**)

Berikan Komentar