BACAGEH, Bandung--Lampung kian menegaskan status sebagai kekuatan senam ritmik nasional. Tampil di Kejuaraan Nasional Senam Ritmik di Gymnasium Arcamanik, Kota Bandung, kontingen Sai Bumi Ruwa Jurai—slogan Provinsi Lampung, sukses menyapu bersih dua medali emas nomor beregu senior dan junior.
Dominasi Lampung langsung mencuri perhatian di arena kejurnas tersebut. Tim senior yang diperkuat Tri Wahyuni, Febila Sintia Putri, dan Felizya Adzkaa tampil impresif dengan raihan poin tertinggi 183,8, mengungguli DKI Jakarta yang mencatat 179,25 poin. Tuan rumah Jawa Barat harus puas merebut perunggu usai mengoleksi 165,4 poin.
Tak kalah gemilang, tim junior Lampung yang diperkuat Laila Faiha, Halida Kaia, dan Balqis Aisyah juga tampil superior. Mereka mengunci emas setelah membukukan nilai tertinggi 79,5. Jawa Tengah meraih perak dengan 72,35 poin, sementara DKI Jakarta finis di posisi ketiga.
“Dua emas hari ini jadi kejutan besar, terutama di kategori junior. Secara teknis hasilnya sangat menggembirakan,” ujar Kabid Binpres Pengprov Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) Lampung, Diki Novalino, Jumat (8-5-2026) malam.
Menurut Diki, hasil tersebut semakin membuka peluang Lampung dalam perburuan medali di PON 2028 dan 2032, meski masih harus melewati babak kualifikasi PON 2027.
Ketua Kontingen Lampung, Budi Kurniawan meminta para atlet tetap fokus dan tidak cepat puas, sebab persaingan masih berlanjut di nomor individu alat: bola, simpai (hula hoop), gada dan pita.
“Jangan terlena. Besok masih ada nomor individu. Semua atlet harus tetap fokus, konsisten, dan tidak lengah,” tegasnya.
Dalam kejurnas yang berlangsung hingga 9 Mei tersebut, Lampung menurunkan enam pesenam terbaiknya, terdiri dari tiga atlet senior dan tiga junior. (**)
Berikan Komentar