BACAGEH, Bandarlampung--Kontingen Sambo Lampung tampil garang di Kejuaraan Bela Diri Sambo dan Blind Sambo Open Gubernur Sumatera Selatan Cup 2026. Bertanding di Palembang, 25–26 Juli, Lampung memborong tujuh medali emas.
Dari 12 atlet yang diturunkan, Lampung membawa pulang 12 medali. Rinciannya, tujuh emas, tiga perak, dan dua perunggu. Dominasi Lampung juga terlihat dengan lolosnya 10 atlet ke partai final.
Ketua Pengporv Persambi (Persatuan Sambo Indonesia) Lampung Asril Isnur mengatakan, tim hanya turun di dua kategori, yakni cadet dan junior. Sementara atlet senior absen karena memiliki agenda lain.
"Kategori cadet menyumbang empat emas, sedangkan junior tiga emas. Total tujuh emas. Dari 12 atlet, 10 lolos ke final," kata Asril, Selasa (28-7-2026).
Empat emas cadet diraih Rafikar Adi Yusuf, Sendi Bima Saputra, M. Zohaep Makruf, dan Kanaya Hafika. Tiga emas junior dipersembahkan Saskia Maheswari Setiawan, Rafita Nur Anraini, serta Silfi Agustin.
Asril menilai hasil ini menjadi modal penting menghadapi kejuaraan berikutnya. Turnamen tersebut diikuti atlet dari berbagai daerah, termasuk Medan, Bogor, Bandung, Banjarmasin, Bengkulu, dan sejumlah provinsi di Sumatera.
"Prestasi lahir bukan hanya dari latihan, tetapi juga dari banyak bertanding. Semakin sering turun di arena, semakin matang kemampuan atlet," ujarnya.
Tujuh medali emas ini menjadi sinyal kuat kebangkitan Sambo Lampung sekaligus modal menatap persaingan nasional, termasuk jika cabang olahraga Sambo kembali dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional tahun 2028. (**)
Berikan Komentar